Beranda > belajar, jejaring sosial, komputer > Komunitas Maya

Komunitas Maya

Komunitas maya atau komunitas online adalah kelompok orang-orang yang pada dasarnya atau mulanya berhubungan atau berinteraksi melalui internet. Komunitas maya juga menjadi sarana pendukung diantara orang-orang yang kenal didunia nyata. Dengan populernya internet, banyak grup yang berhubungan melalui elektronik daripada bertemu muka. Perubahan teknis-sosial yang nyata dikarenakan pertumbuhan yang cepat di jejaring sosial.

Siklus Keanggotaan Untuk Komunitas Maya

Siklus Keanggotaan Untuk Dunia Maya dipaparkan oleh Amy Jo Kim (2000), yang menyatakan keanggotaan di komunitas maya dimulai sebagai tamu. Setelah berhasil mengetahui liku-liku tetamu kemudian menjadi pemula. Setelah menjadi kontributor selama beberapa waktu, mereka menjadi pelanggan. Jika mereka berhasil melewati halangan-halangan, mereka menjadi pemimpin, dan akhirnya menjadi tetua dari komunitas tersebut. Siklus ini bisa ditrapkan di beberapa komunitas maya, dari buletin board, blog, dan wiki seperti Wikipedia.

Motivasi Untuk Berkontribusi Di Komunitas Maya

Berbagai macam motivasi yang mendorong orang untuk mengkontribusi di dunia maya. Menurut Peter Kollock (1999) ada tiga motivasi yang mendorong kontributor:

Berharap Orang Lain Berbuat Yang Sama
Orang bermotivasi untuk memberi informasi yang berguna keorang lain dengan harapan dia akan menerima bantuan dan informasi sebagai timbal baliknya. Ada bukti bahwa orang-orang yang aktif di komunitas maya mendapat tanggapan yang cepat apabila bertanya daripada mereka yang tidak dikenal.

Menambah Pengakuan
Pengakuan ini sangat penting untuk online kontributor. Pada umumnya, orang mau dihargai untuk kontribusinya. Ada orang yang menjuluki mereka sebagai Egoboo (ego booster membuat egonya melejit), ekspresi untuk kesenangan yang diterima dari pengakuan umum untuk pekerjaan sukarela.

Rasa Mampu Berbuat Sesuatu
Orang mau mengkontribusi informasi yang berguna karena perbuatan ini menimbulkan rasa kemampuan untuk mempengaruhi keadaan sekelilingnya. Dengan membuat kontribusi secara teratur dan bermutu tinggi membuat orang percaya bahwa mereka membawa pengaruh ke dalam grup dan membangkitkan harga diri sebagai pelopor.

Mark Smith (1992) menambah satu motivasi lain: Rasa Berkomunitas.

Rasa Berkomunitas
Manusia pada umumnya sangat sosial dan rasa ini mendorong orang untuk mendapat balasan langsung dari kontribusi yang mereka buat. Sebagian besar online komunitas mempunyai sarana untuk ini dengan mengijinkan orang untuk membalas langsung dengan cara memberi komentar di blog, atau memberi angka bagus untuk kontribusi yang berguna, dan lain-lain.

Siklus Maya Dari Komunitas Online
Kebanyakan komunitas online tumbuh secara lamban pada mulanya karena kekuatan bermotivasi para kontributornya sepantar dengan ukuran dari komunitas tersebut. Sejalan dengan perkembangan jumlah pengikut adalah daya tarik untuk menulis dan membuat kontribusi. Semakin besar ukuran komunitas, semakin banyak orang yang mau berkontribusi. Malah sebagian orang bilang mereka kecanduan untuk partisipasi.

Catatan

Artikel ini disadur dan diterjemahkan dari Wikipedia.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: