Beranda > belajar > Remote Desktop Connection

Remote Desktop Connection

Remote Desktop Connection (RDC), dulunya dikenal dengan istilah Terminal Services, adalah bagian dari Microsoft Windows dan terdiri dari dua komponen: client dan server. Di artikel ini saya akan membicarakan komponen client saja.

Apa Gunanya?

Dengan menggunakan RDC kita bisa mengakses komputer yang ada dikantor dari rumah. Kita bisa melihat desktop kita seperti apa yang kita lihat sewaktu dikantor. Sebelum bisa menggunakan RDC dari rumah, servernya harus disetup untuk mengijinkan remote akses; tanya ke admin di kantor. Satu hal lagi yang perlu dipertimbangkan adalah koneksi broadband — jangan menggunakan RDC kalau koneksi internetnya terlalu lamban; percuma sebab tidak bisa produktif.

Setup Komputer Kantor

  1. Klik-kanan My Computer dan klik Remote tab
  2. Cawang “Allow users to connect remotely to this computer”
  3. Klik OK

Sewaktu meningggalkan kantor, biarkan komputernya nyala — jangan shutdown, juga jangan setup auto shutdown/power off. Kalau komputernya mati kan tidak bisa diakses dari rumah.

Setup Komputer Rumah

Pertama-tama harus setup koneksi VPN (Virtual Private Network) kemudian RDC client. Ikuti langkah2 dibawah ini untuk setup RDC client, tapi sebelumnya anda perlu dua informasi dari admin:

  • IP address komputer di kantor
  • Nama network domain di kantor. Biasanya kalau kantor punya website: http://www.kantor.com, nama domainnya adalah kantor.com.

Ok, sekarang balik untuk setup Remote Desktop Connection:

  1. Klik Start, klik Programs, Accessories, Communication, pilih Remote Desktop Connection
  2. Ketik IP address komputer kantor, misalnya: 192.168.1.122. Kalau tidak tahu tanya admin di kantor.
  3. Kalau mau bisa print lokal (menggunakan printer di rumah) klik Options, Local Resources, dan cawang Printer di Local devices. Sebelum bisa menggunakan printer lokal baca seksi “Print Di Printer Lokal” dibawah.
  4. Balik ke General tab, ketik User name, Password, dan Domain
  5. Cawang “Save my password” agar tidak perlu ketik password lagi dikemudian hari.
  6. Klik Connect

… sabar, artikelnya lagi ditulis …….

Print Di Printer Lokal

Waktu pakai RDC, printer lokal tidak termasuk dalam pilihan printer yang bisa dipakai meskipun kita sudah set RDC opsi untuk share local devices. Untuk membetulkan masalah ini bisa ikuti artikel Microsoft 302361 atau langkah-langkah dibawah ini untuk merubah registry:

  1. Dari Start menu, klik Run, ketik regedit, dan klik OK.
  2. Cari:
    HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Terminal Server Client\Default\AddIns\RDPDR
  3. Klik-kanan, New, dan DWORD Value.
  4. Ketik FilterQueueType dan tekan ENTER.
  5. Klik-kanan di FilterQueueType dan pilih Modify.
  6. Ketik FFFFFFFF sebagai Value data.
  7. Keluar dari Registry Editor.
  8. Reboot komputer.

Setelah reboot, balik ke RDC dan kita bisa lihat semua printer lokal sudah masuk di daftar printer.

Kategori:belajar
  1. fitridefi
    November 13, 2011 pukul 12:09 am

    wah, mantp ni, bisa untuk tugas
    thx infonya ya!

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: