Arsip

Archive for the ‘komputer’ Category

Merakit Komputer

November 23, 2011 3 komentar

Terakhir kali saya merakit komputer adalah 3-4 tahun yang lalu. Kali ini teman saya minta tolong merakit komputer dengan specs yang lumayan canggih. Mula-mula kita harus tahu budget keuangan dan kemampuan komputer yang diharapkan.  Garis besarnya kita memakai komputer untuk:

  • personal: browse internet dan pakai microsoft office
  • bisnis: seperti personal tapi perlu lebih banyak RAM memory dan lebih cepat CPU
  • multi-media editor: seperti bisnis tapi perlu graphic card yang lebih cepat
  • gamer: seperti multi-media editor tapi mau semuanya serba cepat

Artikel ini akan membahas specs untuk “gamer”, tetapi proses pemilihan hardware hampir sama:

1. CPU – Intel atau AMD

Saya pernah pakai dua-duanya tapi kali ini saya pilih Intel. Nah sekarang mau Core, Pentium, Celeron, Atom, Xeon atau Itanium. Core lebih baru, Pentium sudah lama, Celeron untuk laptop, Atom untuk netbook, Xeon dan Itanium untuk server. Intel website menyediakan bantuan untuk memilih jenis CPU yang cocok untuk berbagai kegiatan.

Pilih Core — Core dibagi menjadi 3 kategori: Core, Core 2 Duo dan Core 2 Quad. Pembagian ini hanya untuk marketing dan sangat membingungkan. Untuk Core nomor processornya dimulai dengan huruf “i” seperti “i7”, untuk Core 2 Duo dimulai dengan huruf “E” seperti “E8500” sedangkan Core 2 Quad dimulai dengan huruf “Q” seperti “Q9550S”.

Jangan pusing dengan Duo dan Quad, pilih Core, lalu mau i3, i5, i7,  — i3 ditargetkan sebagai low-end untuk personal dan bisnis. i5 untuk medium dan i7 sebagai high-end. Saya pilih i5.  Kode nomor Core CPU mempunyai huruf akhir K, S dan T.

  • K – unlocked, cocok bagi mereka yang hobby overclocking
  • S – untuk performance
  • T – untuk power

Bingung? Tunggu, Intel Core juga punya dua versi: “2nd generation” dan “previous generation”. Sekarang boleh bingung. Saya pilih Inter Core i5-2500K — saya sebenarnya tidak perduli dengan huruf akhir K, S, atau T tapi CPU ini support overclocking.

2. Motherboard

Pilihan CPU mempengaruhi pilihan motherboard. Motherboard juga berbeda untuk Intel atau AMD dan juga CPU architecture. Perusahaan motherboard yang terkenal adalah Asus, MSI, Gigabyte, dan Intel. Karena saya pilih Intel Core i5-2500K maka saya harus cari motherboard untuk Intel CPU dan support Sandy Bridge architecture. Setelah browse berjam2 akhirnya memutuskan untuk beli Gigabyte Z68XP-UD3 karena harga dan fitur yang menarik. Motherboard ini support PCIe3, SATA3 (6.0 Gbit/s transfer rate), USB3, SLI dan Crossfire graphic card, dan chipset Z68. SLI/Crossfire berguna untuk pasang 2+ graphic card — katanya sih untuk mempercepat graphicnya tapi saya sendiri belum pernah coba; maklum bukan hardcore gamer.

3. Graphic Card

Pilihan graphic card tergantung motherboard terutama jika kita mau memasang lebih dari satu graphic card (SLI atau Crossfire). Graphic card sangat bervariasi, seperti CPU, selain kecepatan juga build-in memory. Akhirnya saya pilih EVGA 01G-P3-1561 GTX 560 Ti dengan 1 GB memory.

4. RAM

Semakin banyak semakin meriah tapi tergantung ukuran kantong dan keperluan. Saya beli G.Skill Ripjaws Series 8GB (2 x 4GB) DDR3 karena sedang on sale.

5. Hard-disk

Pilih berapa besar dan kecepatan. Kecepatan rotasi HD pada umumnya adalah 5400 RPM dan 7200 RPM. Pilih yang 7200RPM untuk desktop. 5400RPM biasanya untuk laptop karena semakin pelan berputar mengeluarkan panas lebih sedikit/rendah. Saya beli Seagate Barracuda ST31000524AS 1TB 7200 RPM SATA. HD ini hanya support SATA2 (data transfer 3 GBit/sec).

6. CD-DVD burner

Pilih Asus DRW-24B1ST SATA 24X. Murah meriah.

7. PSU atau Power Supply Unit

Ukuran power supply sangat penting karena semua komponent komputer menggunakan listrik. Cek website ini untuk menghitung keperluan power supply. Saya hitung perlu sekitar 450W tapi untuk amannya saya beli yang 600W — OCZ ModXStream Pro 600W yang kompatibel dengan Sandy Bridge motherboard.

8. Case

Pilih tergantung selera. Saya cenderung untuk pilih case yang meletakkan power supply di bawah, cukup ventilasi, bisa buka-tutup tanpa perlu alat dan mempunya outlet depan untuk USB, audio/speaker/microphone. Saya dapat Rosewill Gear X3 Gaming ATX mid-tower.

Langkah-langkah perakitan:

  1. Pasang CPU ke motherboard
  2. Pasang CPU fan dan konek kabel fan ke motherboard
  3. Pasang RAM ke motherboard di slot yang benar.
  4. Pasang PSU ke case komputer
  5. Pasang input panel ke case komputer
  6. Pasang motherboard ke case
  7. Konek PSU kabel ke ATX main power di motherboard (2×12)
  8. Konek PSU kabel ke ATX 12V (2×2)
  9. Konek PSU kabel ke graphic card
  10. Pasang harddisk dan konek power dan data kabel
  11. Pasang cd/dvd rom dan konek power dan data kabel
  12. Konek front panel kabel ke motherboard. Front panel kabel ini untuk power/reset button, harddisk LED, USB dan audio.
  13. Nyalakan komputer dan jampi-jampi untuk bisa boot

Pertama kali saya nyalakan komputer tidak boot dan layar kosong. Kesalahan saya adalah CPU fan tidak terpasang dengan benar di motherboard. Test lagi dan ternyata bisa boot tapi layar masih kosong. Ternyata graphic card perlu tambahan 2 kabel dari power supply.

Berusaha install Windows XP tapi gagal karena Windows XP tidak mengenal PCI express. Harus membuat XP dengan Service Pack 2 bootable disc. Akhirnya bisa install XP-SP2 32-bit.

Pada waktu berusaha untuk upgrade XP 32-bit ke Windows 7 64-bit ternyata baru sadar bahwa hal itu tidak memungkinkan karena beda 32/64 bits. Windows 7 64-bit yang saya beli adalah upgrade disc. Akhirnya saya berhasil install Windows 7 tanpa XP. Caranya:

  1. Boot komputer dengan Windows 7
  2. Install Windows 7 seperti biasa
  3. Pada waktu ditanya product code, kosongkan dan press Next
  4. Setelah installation selesai dan reboot, activate Windows dan masukkan product code
  5. Selesai dengan Windows 7 64-bit sekarang tinggal install driver untuk network, graphic, dll.

Akhirnya selesai juga setelah 6+ jam. Tapi merasa puas karena semua beres dan komputer jalan cepat dan tidak berisik.

Wifi – Wireless internet

Agustus 20, 2009 5 komentar

80211abgn_142pxSebelum memulai setup wifi kita perlu belajar sedikit tentang beberapa wireless standard; tidak mendetil cuman sekedar tahu. Istilah wifi sendiri sebenarnya adalah singkatan dari Wireless Fidelity. Wifi ini adalah badan yang memberi sertifikasi untuk products yang mengetrapkan standard tersebut.

Semua standard wireless LAN berasal dari IEEE 802.11. Sampai sekarang sudah ada 4 versi (a, b, g, n) dan versi ini dicantumkan sebagai embel2 dibelakang 802.11 – versi pertama 802.11a dan terakhir 802.11n. Perbedaan standard ini sebagai berikut:

Standard Kecepatan
(Mbits/detik)
Frequensi
(GHz)
Cocok Dengan Catatan
802.11a 27 5 Hanya a Hampir punah
802.11b 5 2.4 Hanya b Bisa dipengaruhi oleh frequensi dari microwave oven, cordless phone dan bluetooth.
802.11g 22 2.4 b dan g Bisa dipengaruhi oleh frequensi dari microwave oven, cordless phone dan bluetooth.
802.11n 144 2.4 dan/ atau 5 b, g, dan n Standarnya sudah di setujui tanggal 11 September 2009 setelah di proses selama 6 tahun.

Meskipun 802.11n belum disyahkan akan tetapi banyak wireless router yang support standard ini. Sebelum memulai proyek kecil ini kita perlu:

  • Koneksi high-speed internet: cable atau DSL. Modem terlalu lamban.
  • Wireless router
  • Komputer yang mempunyai build-in/installed wireless card baik itu desktop atau laptop. Kalau harus beli wireless network card/adapter, beli yang bermerek sama dengan routernya supaya lebih compatible.

Wireless Router

router

Kalau belum punya: Beli wireless router yang support 802.11g atau 802.11n karena 802.11a dan 802.11b sudah tidak banyak yang support.

Kalau sudah punya: Pakai saja, dibuang kan sayang 🙂

Foto disamping adalah router dari Netgear dilihat dari belakang. Tapi router buatan Linksys, Belkin, D-Link atau yang lain juga mirip.

  1. Power adapter
  2. LAN port (wired) bisa dipakai untuk konek desktop komputer, print server, network-attached storage, dll. Port ini biasanya ditandai dengan angka 1-4.
  3. Ethernet port – kabel dari modem masuk disini. Port ini biasanya ditandai dengan tulisan: Internet atau WLAN
  4. Reset button – untuk reset ke konfigurasi pabrik
  5. Antena

Sambung Kabel

Garis besarnya kita mau konek modem-router-komputer seperti gambar dibawah ini. Gampang sekali kan.
wireless_chartCredit: microsoft
Berdasarkan pengalaman saya, baca buku petunjuk router dan ikutilah langkah2 dibawah ini:

  1. Matikan komputer dan cabut kabel adapter dari modem
  2. Konek kabel ethernet dari modem ke router WLAN port
  3. Konek kabel ethernet dari router port #1 ke desktop atau laptop
  4. Nyalakan modem dan tunggu beberapa saat sampai semua lampu nyala – kira-kira 30 detik.
  5. Nyalakan router dan tunggu beberapa saat
  6. Nyalakan komputer. Setelah boot, internet harus jalan kalau tidak berarti ada masalah.
  7. Setup wireless – langkah ini berbeda-beda tergantung routernya. Biasanya harus buka internet browser dan pergi ke: http://192.168.1.1
  8. Masukkan nama user dan password. Biasanya: admin dan password
  9. Isi SSID dengan nama pilihan anda. Nama ini membedakan network anda dari network tetangga, kalau mereka punya
  10. Untuk security pilih WPA karena lebih aman daripada WEP. Harus pasang security kalau tidak semua orang bisa masuk ke network anda dan hacker bisa melihat semua lalu-lintas internet anda
  11. Ganti password administration – jangan pakai default
  12. Save semua setup informasi ini
  13. Coba konek secara wireless. Kalau punya hanya satu komputer, cabut ethernet kabelnya. Kalau punya lebih dari satu, coba dari komputer yang lain untuk konek wireless.

Selamat mencoba dan kasih kabar bagaimana hasilnya 🙂

Kategori:belajar, komputer

Virtual Machine

Oktober 4, 2008 5 komentar

Sering kita dengar kata virtualization di dunia perkomputeran, game, matematika, bahkan didalam percakapan sehari hari. Kali ini saya mau diskusi tentang virtual machine. Jangan diartikan mesin khayalan lho nanti jadi ngobrol tentang StarTrek dan sebangsanya 😀

Dalam ilmu komputer, virtual machine diartikan software implementasi yang memungkinkan operating system (OS) dijalankan di atas operating system yang lain. Misalnya di Windows XP kita bisa jalankan Linux, Windows 2000, atau Mac OS. Ini bukan dual-boot, dimana satu komputer mempunyai beberapa OS dan kita pilih mau boot yang mana. Dalam dual-boot, kita harus reboot untuk pindah dari satu OS ke OS yang lain.

Dengan virtual machine, beberapa OS bisa jalan bersamaan, bisa di shutdown atau reboot sendiri tanpa mempengaruhi OS yang lain. OS dasar, seperti Windows XP contoh diatas,  disebut host machine dan OS yang lain disebut guest machine. Lihat snapshot dibawah ini, dimana kubuntu linux jalan diatas XP.

kubuntu guest machine dalam XP host machine.

kubuntu guest machine dalam XP host machine.

Virtualization software yang saya coba adalah Sun xVM VirtualBox yang free and open source. Host computer harus punya cukup RAM dan hard disk space, apalagi kalau guest OS nya perlu banyak RAM untuk bisa jalan, misalnya semua Windows operating system. Guest yang saya coba adalah kubuntu linux dan saya alokasi RAM cuman 256MB dan HD 8GB. Bisa jalan smooth….. no problem. Mouse dan keyboard bisa di share oleh XP dan kubuntu, hanya perlu pejet hot-key (Control key sebelah kanan). Untuk setup VirtualBox sangat mudah, tinggal create new guest machine dan alokasi HD. Lihat VirtualBox GUI yang sederhana dibawah.

Sun xVM VirtualBox GUI

Sun xVM VirtualBox GUI

Selamat mecoba, kalau tertarik, kalau tidak tertarik… ya sekarang kalian mengerti apa itu virtual machine. Setelah baca artikel ini bisa sok-sok an ke teman, bilang kamu ngerti virtualization. Siapa tahu bos kamu tertarik dan minta kamu implementasi untuk di kantor. Naik pangkat dan tambah gaji kan lumayan.

System Failed CPU Check

Agustus 16, 2008 Tinggalkan komentar

I have heard these messages blasting out from my PC speaker system many many times. First thing that came out from my brain is … oh..no… the CPU had  burnt out. The screen was blank, no activity at all, except the messages from the speaker. I had to take out the CPU, sniffed it, and put it right back. Cleaned up the CPU fan and tried to settle it perfectly on top of the CPU, wiggled it to make sure it fit fine.

Turned the power back on, then … “System Failed CPU Check” … 1000x

Turned the power off, sprayed the board with high pressure air can, checked all electrical connection, repositioned the RAM, … almost all possible ways except … …

The motherboard has two connectors for power supply. One has 24 pins and the other is small and has only 4 pins. I unplugged the 4 pins connector, two of them were dark brown — it indicated that they were burnt out. Luckily I found a replacement cable from electronic store, otherwise I have to replace the whole power supply.

Turned the power back on, and … . BEEP!

Wa la … Voila …. my problem is solved.

Point of the story: Don’t take the message that you heard at face value, try to analyze the message behind the message itself. Sok tehu nih ye.

Virtual Network Computing

Juli 28, 2007 5 komentar

Di dunia perkomputeran, Virtual Network Computing (VNC) adalah grafix desktop untuk sistem sharing dengan menggunakan protokol RFB (remote framebuffer) untuk mengontrol remote komputer. VNC mengirim keyboard dan mouse events dari satu komputer ke yang lain, meng-update layar screen melalui network atau internet.

VNC terdiri dari client dan server.

  • VNC server jalan di komputer yang memberi share layar screen nya; misalnya orang yang minta bantuan teknis atau komputer di kantor.
  • VNC client (atau viewer) jalan di komputer yang lain; misalnya di komputer teknisi atau dirumah.

VNC adalah platform-independent; maksudnya VNC viewer di operating system apa saja dapat berhubungan dengan VNC server di operating system yang lain. Beberapa clients bisa berhubungan dengan satu VNC server pada saat yang sama. Teknologi ini populer untuk menyediakan bantuan teknisi ke remote komputer dan mengakses file atau dokumen dari komputer di kantor ke komputer di rumah.

VNC dikembangkan oleh AT&T. Source code program yang orisinil terbuka untuk semua orang (open source) dan banyak derivatif program/aplikasi yang gratis, misalnya UltraVNC, TightVNC, RealVNC (free VNC dan komersial).

Jadi kalian yang jago komputer yang bisa membantu teman, keluarga, atau orang lain bisa menggunakan VNC viewer untuk akses komputer teman yang berperan sebagai server. UltraVNC download tidak besar, hanya 1.7MB dan mudah di setup.

Kategori:belajar, bengkel, komputer

Flickr

Juli 16, 2007 5 komentar

Flickr, anak perusahaan Yahoo, menyediakan sarana photo hosting–anggap saja seperti foto album yang berada di internet. Selama kita bisa konek ke internet, kita bisa melihat foto album tersebut. Di backing oleh Yahoo, perusahaan konglomerat bertaraf internasional, kita bisa mengganggap bahwa foto album ini cukup aman.

Upload Foto

Untuk upload foto klik “Upload Photos” dan browse foto-foto di hard disk.

Set dan Koleksi

Foto bisa di kategorikan dalam set. Satu atau beberapa set bisa dimasukkan dalam koleksi. Koleksi juga bisa berisi koleksi yang lain. Cara terbaik untuk membagi foto dalam set atau koleksi tergantung selera. Yang penting cara pembagiannya konsisten dan mempermudah menyimpan dan mencari foto.

Untuk memasukkan satu atau beberapa foto dalam set, klik menu “Organize Batch” dan drag-and-drop foto2 yang ada didalam slider ke center window.

Foto Property & Permission

Di menu “Batch Organize” ada beberapa menu utama:

  • Edit photos: beri titel, diskripsi, tag, rotasi, atau hapus foto.
  • Permission: beri ijin siapa yang bisa melihat dan memberi komentar.
  • Add Tags: beri tag (seperti Edit photos -> tag)
  • Add to set: masukkan ke set yang baru atau set yang sudah ada.
  • Send to group: kirim ke group dimana kita menjadi member.
  • Location: untuk menunjukkan lokasi dimana foto ini diambil

Sharing

Undang teman, keluarga, atau masyarakat sejagat untuk melihat foto anda. Caranya anda harus “invite” mereka sebagai “contact.” Pada waktu mengundang orang, tulis alamat imel, nama, dan pilih bahwa orang ini adalah teman, keluarga, atau kedua-duanya.

Anda bisa menentukan siapa yang bisa melihat dan memberi komentar tentang foto anda. Foto bisa di kategorikan sebagai “private” — hanya untuk teman atau keluarga, atau sebagai “public” — semua orang bisa melihat.

Siapa yang bisa memberi komentar, note, atau tag tergantung dari setting public/private sebelumnya dan bisa di set lebih detil lagi.

Group

Buat group untuk teman dan famili, atau join dengan group lain untuk melihat foto-foto karya mereka. Melalui group, teman dan anggota keluarga bisa melihat foto-foto anda, memberi komentar, dan aktivitas yang lain.

Cara lain untuk menunjukkan foto anda dengan custom Flickr web address. Dengan web address ini anda mempunyai URL seperti http://www.flickr.com/photos/nama-special-anda. Orang yang mengetahui web address ini akan bisa melihat foto2 anda yang public.

GUI Flickr sangat intuitif. Dengan beberapa kali test anda akan merasa konfiden dan siap untuk membuat “album of the year.”

File Hosting

Juli 15, 2007 1 komentar

Bagi penulis blog, discussion group (milis), atau jejaring sosial yang lain kita sering ditantang dengan keterbatasan service yang ditawarkan oleh provider tersebut. Misalnya provider tadi hanya menyediakan sarana untuk melayani service utama mereka, tanpa tidak menyediakan sarana untuk menyimpan attachment (text, audio, video, dll).

Mayoritas orang yang berlangganan dengan milis, seperti Yahoo group, menerima dan menulis posting melalui internet client seperti Outlook express, Thunderbird, dll. Dengan menggunakan sarana email client, penulis bisa mencantumkan attachment dan pembaca bisa download dan membuka attachment tersebut. No problem. Masalahnya muncul bagi mereka yang tidak menggunakan email client dan mereka yang mau meng-archive sejarah semua posting. Semua attachment tidak disimpan oleh service provider; jadi disana tidak ada sarana untuk membaca attachment langsung di web site.

Untuk menghindari masalah attachment ini, kita bisa menggunakan service dari file hosting. File hosting service menyimpan file yang kita upload dan memberi kita link untuk mengakses file tersebut. Banyak perusahaan yang menyediakan file hosting service, dari yang harus bayar sampai yang gratis; dari yang file format tertentu sampai yang segala macam file format. Tabel dibawah ini memberi beberapa lis file provider yang cukup terkenal:

Provider Diskripsi
Flickr Milik Yahoo, image file saja, upload 100MB/bulan dan max 200 photo/bulan, storage unlimited.
MediaFire Segala file format, tidak harus buka account, unlimited storage.
MediaMax Segala file format, 25GB storage, buka account.
PhotoBucket Image dan video files, harus buka account, storage 1GB, bandwidth 10GB/bulan.
Xdrive Milik AOL, storage 5GB, segala file format, buat account. Site ini tutup 12 January 2009.

Membuat link di Yahoo Group

Sekarang saya akan menunjukkan cara membuat link/pranala di Yahoo group ke foto yang kita upload di MediaFire, tanpa harus buat account terdahulu.

Upload Foto ke MediaFire

  1. Buka browser dan pergi ke: http://www.mediafire.com
  2. Klik “Browse” dan pilih file yang kita akan upload.
  3. Klik “Upload File to MediaFire” dan tunggu sampai “Processing File” selesai.
  4. Di tab Info, klik “Copy Link” disamping “Image Page URL”; ini sebenarnya hanya mencopy link ke file yang baru kita upload. Jangan kehilangan link ini.

Outlook Express Setup
Setup ini hanya diperlukan sekali saja.

  1. Buka Outlook Express. Klik menu Tools dan pilih Options…
  2. Klik folder tab “Send”. Di Mail Sending Format, pilih HTML.
  3. Klik OK

Tulis Posting di Outlook Express

Mulailah menulis posting anda. Untuk menyisipkan foto dari MediaFire:

  1. Klik tab “Source” (dibawah window ada opsi: Edit, Source, dan Preview).
  2. Posisikan cursor ditempat dimana anda akan menyisipkan foto.
  3. Klik-kanan dan pilih “paste”
  4. Langkah #3 akan menambah tulisan seperti: <a href=”http://www.mediafire.com/imageview.php?quickkey=ddhcx2mmxdk&thumb=4&#8243; target=”_blank”><img src=”http://www.mediafire.com/imgbnc.php/d96079c570f9be40f2g.jpg&#8221; border=”0″ alt=”Unlimited Free Image and File Hosting at MediaFire”></a>
  5. Hapus tulisan tambahan dari langkah #4, kecuali yang berwarna biru.
  6. Klik tab “Edit” (dibawah window) dan lanjutkan tulisan anda.

Anda yang belum mengerti HTML format akan mengalami sedikit masalah. Tapi dengan keuletan dan keberanian mencoba, anda akan berhasil. Mulailah dengan posting yang sederhana; tanpa tulisan hanya foto, atau kirim email ke diri sendiri untuk mencoba. Yang diperlukan sebenarnya hanya menyisipkan HTML tag:

<img src=”http://xxxxx”/&gt;

Kategori:belajar, komputer